Ada pepatah atau kata manis yang sering kita dengar, "Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan". Ada juga pelesetannya, "Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuk PLN", hahahaaa karena seringnya mati lampu atau kena jadwal pemadaman bergilir. Hal ini juga terjadi beberapa hari kemarin di rumah, tepatnya malam jumat. Saya jemput Syamil dan Amar di sekolah sekitar jam 5 sore, kemudian singgah di warung makan untuk membeli lauk. Setelah itu kami menuju ke rumah.
Karena sudah tiba waktu maghrib, kami singgah dulu sholat di masjid At-Taqwa, Mogolaing. Tepat jam 6.30 tiba di rumah, langsung masak nasi di rice cooker. Sedang asyik bermain dengan anak-anak, jlebeb.... Waduh, mati lampu. Si kecil Amar langsung rewel. "Sabar yaa nak, kita nyalakan lilin dulu", godaku... Sambil berjalan ke arah dapur untuk mencari korek api dan lilin, saya cek nasi, alhamdulillah sudah matang.
Nyalakan lilin, anak-anak sudah tenang, saatnya makan malam. Wah, seru juga makan kali ini, hanya ada lilin kecil sebagai penerang. Namun, kami tetap makan dengan lahap.
:)
ReplyDelete