Saya dan rekan dari vendor berangkat dengan kapal di jam 5 sore. Ngobrol dengan beberapa penumpang lainnya, menurut mereka hari ini kapal berangkat on-time. Tepat pukul 5 pagi kami tiba di pelabuhan Oecusse yang tampak kecil namun sangat bersih, sangat jauh dari sampah yang bisa mengganggu pemandangan. Kami dijemput rekan yang sudah tiba dua hari sebelumnya, kemudian kami diantarkan ke sebuah penginapan yang tak jauh dari pusat District Oecusse. Rupanya di perjalanan dari Pelabuhan ke pengunapan, kami melewati Pante Macassar, wah mesti nyari sejarah nih, kenapa diberi nama Pante Macassar. 😄
Hari pertama (kamis), kami langsung keliling ke beberapa titik yang susah sinyal Telkomcel oleh rekan sales force, sambil mendatangi Loja (toko) yang menjual Kartu Dan Pulsa Telkomcel. Ternyata masyarakat di Oecusse sangat antusias menggunakan produk kami hanya saja kualitas sinyal kurang bagus dan belum sesuai dengan harapan mereka. Langsung tancap gas ke site Lifau dengan sepeda motor. Brummm...
Tiba di site Lifau, saya langsung cek kondisi perangkat di dalam Shelter Genset yang digunakan sebagai catuan utama (main power), begitu dengan Fuel Cell sebagai backup.
Ketika rekan di Dili menanyakan ke saya, "kapan bali, ke Dili?". Belum mikir kapan pulang sebelum closed masalah performansi sinyal di Oecusse. 😁
Bersambung



Post a Comment
0Comments