Hujan terus mengguyur kota Kotamobagu hari ini. Untuk sebagian orang bisa saja jengkel dan muak jika hujan terus sepanjang hari. Ada yang cuciannya sudah menumpuk berhari-hari tak kering karena hujan, ada juga para petani yang harus sedih karena padinya hanyut terbawa arus air.
Bagi saya, apa pun itu, semuanya adalah rahmat Allah. Karena ujian itu adalah wujud dari kasih sayangNya.
Hujan terus menerus tanpa henti, waktu sudah jam 2 siang. Waktunya untuk menjemput Syamil di MIT. Seperti biasa, syamil dijemput di MIT An-Nahl, tempat dia bersekolah, kemudian diantar ke TPA An-Nahl. Jaraknya cukup jauh, jika saya sedang sibuk syamil naik bentor. Keluar dari kantor menuju jalan raya, terlihat sampah berserakan. Sampah ini dari saluran air, terbongkar semua ketika hujan datang. Ada yang tidak beres nih! Makanya ada di sebagian titik, air bah keluar melintasi jalan, yang seharusnya mengalir ke dataran rendah melewati drainase yang sudah dibuat.
Ini mungkin hikmahnya, agar bisa ditampakkan hasil dari pekerjaan yang kurang baik. Atau kebiasaan kita membuang sampah di selokan dan saluran air.
Post a Comment
0Comments