Dobo

0

Hari ini, tepat saat perayaan Hari Buruh, banyak buruh melakukan aksi damai dan simpatik di berbagai kota, termasuk di depan kantor pemerintahan hingga Istana Kepresidenan. Buruh, dalam arti luas, adalah mereka yang bekerja untuk orang lain dengan mendapatkan upah atau gaji sebagai imbalan atas pekerjaannya. Meskipun ada berbagai definisi, pada dasarnya mereka adalah pekerja yang berkontribusi dalam perekonomian suatu bangsa. Dalam konteks ini, saya juga merupakan seorang buruh, tergolong sebagai pegawai atau karyawan yang menjalankan tugas dan tanggung jawab di perusahaan tempat saya bekerja.

1 Mei dianggap sebagai hari libur di mana buruh merayakan hak dan menuntut keadilan, terutama dalam hal upah yang diterima. Meskipun diperingati sebagai hari libur, inti dari perayaan Hari Buruh sebenarnya adalah untuk menegaskan eksistensi peran buruh dalam perekonomian suatu bangsa. Selain buruh, petani dan nelayan juga menjadi unsur penting dalam kontribusi ekonomi nasional.

Kota Ambon, yang dikenal sebagai The City of Music, diselimuti cuaca hujan sejak kemarin sore hingga pagi ini. Bersama istri, saya tiba di Ambon dengan tujuan utama untuk mendapatkan vaksin meningitis, salah satu persyaratan dari pemerintah bagi calon jamaah haji atau umrah.
Pagi ini, meski hujan masih mengguyur, saya harus bergegas menuju bandara Pattimura. Tujuan selanjutnya adalah Dobo, sebuah kota di Kabupaten Aru, Maluku. Perjalanan ini memiliki arti khusus karena setelah ditugaskan di Tual, inilah kesempatan pertama saya untuk mengunjungi Dobo. Daerah ini termasuk dalam wilayah operasional Kandatel Tual, mencakup juga Larat & Saumlaki (Maluku Tenggara Barat) serta Tiakur (Maluku Barat Daya).
Perjalanan kami menggunakan pesawat dengan durasi sekitar 1 jam 40 menit. Selama perjalanan, saya menyempatkan diri ke toilet pesawat karena kebelet pipis. Di belakang pesawat, saya berbincang dengan seorang penumpang yang ternyata adalah Bupati Kepulauan Aru. Kami berbincang tentang tujuan perjalanan ke Dobo, dan dari pembicaraan tersebut, kami berharap layanan fiber optik atau IndiHome dapat segera beroperasi dan melayani masyarakat di daerah tersebut.

Sesampainya di Bandara Gwarmar, Dobo, saya dan tim Telkom Dobo segera bergegas menuju lokasi penempatan alat produksi dan lokasi strategis lainnya, termasuk di pantai Warmar di selatan kota. Di pantai tersebut, juga berlokasi Landing Point yang dibangun oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menghubungkan Dobo dengan Timika dan Tual melalui kabel laut.
Dobo, 1 Mei 2019

Tags:

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)