Tantangan dimulai dengan tiap kelompok mendapatkan tugas untuk menyelesaikan dua misi utama dan dua misi sampingan. Semua harus diselesaikan dalam waktu yang telah ditetapkan, tanpa membawa uang. Panitia hanya menyediakan uang saku sebesar Rp.50.000 untuk transportasi dan akomodasi.
Perjalanan dimulai dari gerbang Telkom Corporate University. Kelompok kami menuju Liana Swalayan dengan naik angkot karena lokasinya cukup jauh. Selama perjalanan, kami berbincang dengan supir angkot untuk memastikan arah. Sampai di lokasi, fasilitator mengumumkan tugas pertama: melakukan penjualan produk IndiHome. Kami berenam sepakat untuk mencapai target 3 penjualan dalam waktu kurang dari 30 menit.
Setelah mencapai target, kami kembali ke depan swalayan. Misi pertama selesai. Fasilitator membuka misi kedua: wawancara dengan pengguna jasa telekomunikasi di Griya Parahyangan, dekat dengan Liana Swalayan. Naik angkot ke arah Gegerkalong, kami turun di depan BPR, tempat misi kedua dilaksanakan.
Kami melakukan wawancara dengan berbagai pengguna jasa telekomunikasi, mencatat nama dan kesan mereka terhadap layanan. Ada yang memberikan kritik dan saran untuk peningkatan layanan. Misi kedua berhasil.
Sebagai misi sampingan, kami memutuskan mengambil foto di depan STIPAR Parahyangan, bangunan bersejarah di Bandung. Selanjutnya, menjajal kuliner khas Bandung di seberang jalan yang menawarkan surabi. Sayangnya, waktu terbatas dan kami hanya bisa menikmati keberhasilan misi tanpa mencicipi kuliner tersebut.
Kembali ke penginapan dengan penuh cerita dan hasil misi yang sukses, kami menutup hari itu dengan pengalaman berharga di kota Bandung pada tanggal 11 November 2017. Sebuah petualangan yang menggabungkan pengetahuan baru, kerjasama tim, dan eksplorasi kota yang penuh sejarah.
Bandung, 11 November 2017
Bandung, 11 November 2017
Post a Comment
0Comments