Mudik Lebaran 1435H

0

Mudik lebaran tahun ini agak berbeda dengan dengan sebelumnya. Setelah penugasan di Dili, tiba saatnya pulang ke kampung halaman. Sudah tiga kali lebaran tidak berkumpul dengan keluarga besar di Bone. Rindu sudah tak tertahankan. 

Alhamdulillah lebaran kali ini bisa mengajak istri dan anak-anakku, terutama si bungsu, lebaran kali ini adalah yang pertama kalinya dengan kakek dan neneknya.

Pagi-pagi sudah kusiapkan semua barang bawaan, termasuk oleh-oleh untuk keluarga di sana. Kuputuskan ke kantor dulu, karena ada hal yang mesti disampaikan ke rekan-rekan staff terkait pekerjaan selama beberapa hari kemudian. Kemudian salah satu dari mereka bertanya, "apakah bapak akan kembali ke Dili lagi?". "Jika Allah menakdirkan, pasti kita akan bertemu lagi", jawabku. Mereka adalah tim yang hebat, yang menjadi andalan setelah saya pergi. Banyak yang mesti dikerjakan dan dibenahi, semoga kehadiran saya di Telkomcel bisa berarti buat mereka.

Tepat pukul 11 siang, kami langsung ke Bandara diantar oleh salah satu staff di kantor. Sementara yang lain harus menyelesaikan komplain pelanggan di sekitar Pantai Kelapa. Setibanya di bandara, kami langsung check-in, nimbang bawaan, eh ada yang kelebihan bagasi nih. Pak Hairul, abangku yang super baik. Kami sama-sama statusnya, peserta GTP di Telkomcel Timor Leste. Beliau memang bawa banyak barang, spring valley menjadi oleh-oleh andalan untuk keluarga di tanah air. Tapi aku tidak, mending bawa yang lain..Calon penumpang sudah memadati ruang tunggu, kami siap boarding...

See you next time, Dili...


Tags:

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)