Tiba-tiba terbangun

0

Dili, 2 April 2014

Setelah menjalani hari ini dengan agenda yang padat, nampaknya tubuh ini perlu diberi haknya untuk beristirahat. Pulang dari kantor kira-kira jam 8 malam, saya dan teman singgah sebentar untuk makan di Wong Solo.
Setelah melahap habis menu 'andalan', kami berdua berdiskusi tentang rencana untuk menyewa penginapan Timing Hotel untuk 1 bulan ini karena 3 hari sebelumnya kami hanya sewa harian. Keputusan ini kami ambil ketika sudah ada kepastian penempatan lokasi tugas kami, apakah di district atau di kota Dili. Deal! Kami langsung menuju ke Timing Hotel yang jaraknya tidak jauh dari tempat kami makan. Reservasi untuk sebulan.
Badan langsung rebah di atas kasur, enak sekali rasanya, barangkali karena capek meski kondisi kamar agak berantakan. Beberapa saat agak sedikit kaget karena belum sholat isya, langsung beranjak segera mandi dan sholat. Segar!
Lanjutkan tidur di atas kasur yang sedikit empuk dilapisi busa halus dan pegas yang selalu berbunyi jika badan bergerak. Tiba-tiba terbangun kaget, rasanya memang sedikit berbeda dengan di rumah sendiri di Kotamobagu, butuh kalibrasi agar terbiasa dengan kondisi cuaca yang sedikit panas. Menengok ke ponsel yang tergeletak tak jauh dari tempat tidur, ternyata banyak pesan yang masuk. Terharu membaca pesan dari istriku, "Kakak Syamil abis sholat dan mendoakan Etta & Ummi..." sontak bergegas ambil air wudhu dan tahajud. Tak terasa air mata berlinang ketika mendoakan istri, anak dan semua keluarga dan kerabat.

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)