Anak kami yang kedua, Amar

0

Alhamdulillah, saya dan istri dikarunia anak kedua (putra lagi). Dia lahir di Surabaya, ditanamkan benih cinta, dibekali hiasi dengan pendidikan sejak di kandungan. Andi Amar Yasir, nama lengkapnya. Semoga kelak anak kami, Amar, bisa memberikan manfaat bagi orang banyak. Aamiin.

Mengapa dibekali dengan pendidikan sejak masih kandungan, karena di saat hamil, istri saya sedang berjuang menyelesaikan S2 di salah satu kampus ternama di Indonesia, Intitute Teknologi Surabaya. Dengan kondisi berbadan dua, tentunya tidaklah mudah. Apalagi harus naik beberapa lantai, semakin hari bobot janin semakin berat. "Istriku, engkau sedang berjihad. Maka bersunguh-sungguhlah!"

Di usia 2 tahun saat ini (saat artikel ini ditulis), sangat senang dengan gadget. Hampir tiap hari berinteraksi dengan barang ini. Kami sebagai orang tua tak mungkin mengelak, tetap kami arahkan dan kami dampingi. In syaa Allah ada dampak positif ya jika dioptimalkan, namun tetap ada dampak negatifnya.

Di Tablet PC bundanya banyak terpasang aplikasi Edukasi yang sangat mendidik, mulai dari mengenal huruf dan angka, serta mewarnai. Tentu ini yang membuat gadget ini menarik perhatiannya. Di Laptop ada video edukasi, misalnya Syamil dan Dodo, serta lagu anak-anak. Semoga kami tetap terjaga dalam mendampingi anak-anak kami.
Tags:

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)