I'tikaf di hari ke 28 Ramadhan 1438H

0
Sepertinya biasanya, para pemudik disibukkan dengan segala sesuatu yang hendak disiapkan, rindu yang mendalam sehingga 10 hari terakhir ini hanya untuk keperluan mudik saja. Berdatangan dari penjuru negeri, memadati gerbong kereta, bus di terminal dan bandara di beberapa kota besar. Banyak orang yang menjadikan momen mudik ini untuk berkumpul bersama keluarga besar, sanak saudara yang juga baru bisa meluangkan waktu untuk pulang ke kampung halaman di waktu istimewa seperti ini. Tentu saja waktu yang juga istimewa untuk taqarrub ilallah menjadi tersita, dengan perjalanan panjang, atau dengan kesibukan mencari baju dan belanja keperluan di hari raya idul fitri.

Berbeda dengan anakku, Syamil, dia lebih senang diajak i'tikaf di Masjid. Di hari 28 Ramadhan tahun ini, kami diberi kesempatan untuk berkunjung ke Masjid Agung BaitunNur Pati. Sebuah masjid yang terletak di sebelah barat alun-alun kota Pati. Masjid ini bersih dan 'hidup', digerakkan dengan berbagai aktivitas pendidikan, ekonomi keummatan, dan sosial masyarakat. Sangat jarang kita temukan masjid seperti ini di bagian utara Sulawesi. 
Tags:

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)