
Kotamobagu, 23 Maret 2016
Jika saya ditanya mau makan siang di mana, tentunya di rumah. Selain terjamin sehatnya, yang terpenting adalah berkahnya. Tapi dengan aktivitas yang padat di kantor terkadang tidak sempat lagi untuk pulang makan siang.
Selepas sholat subuh, sudah terdengar gesekan piring dan sendok, mungkin istriku sedang menyiapkan bekal kami. Sudah menjadi kebiasaan di pagi hari, padahal dia juga harus berangkat pagi ke kantor. Belum lagi menyiapkan anak-anak. Istriku memang jempolan.
Karena masih belum siap, saya dan anak-anak sudah berangkat duluan. Biasanya istriku mengantarkan ke sekolah dan kantor.
Sementara sibuk di kantor, ada yang datang, sepertinya membawa makanan. Alhamdulillah.
Terima kasih, istriku atas segalanya
Post a Comment
0Comments